Our Offering
Hair Loss
Erectile Dysfunction
Acne
Learn
About Us
Reviews
Journal
FAQ

Agar Tak Keliru, Inilah 3 Perbedaan Obat Generik dengan Obat Paten

Lifestyle
Medically Approved by Dr. Rahmaputri Maharani.

Persepsi yang berkembang di masyarakat beranggapan bahwa obat generik menjadi obat kualitas nomor dua dengan harga murah dibanding dengan obat paten yang bermerek, sehingga tak jarang pasien meminta untuk diresepkan obat paten oleh dokter.

Nah, kamu harus tahu guys bahwa pandangan seperti ini keliru, lho. Sebaiknya, kamu pelajari terlebih dahulu apa itu obat generik dan obat paten. Yuk, kita bahas selengkapnya!

Obat Generik

Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya. Bila masa patennya telah habis, yakni selama 20 tahun maka dapat diproduksi oleh semua perusahaan-perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti.

Obat ini pun terbagi menjadi dua jenis lho, yakni obat generik berlogo dan obat generik bermerek.

Selain itu, juga dijual dengan harga murah karena hanya memerlukan biaya produksi saja tanpa harus mengeluarkan biaya riset dan pematenan obat tersebut.

Salah satu contohnya, yakni sildenafil yang merupakan obat untuk menangani disfungsi ereksi yang banyak diproduksi oleh perusahaan-perusahaan farmasi.

Obat Paten

obat paten adalah obat baru yang diproduksi serta dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang sudah melakukan hak paten terhadap produksi obat baru tersebut berdasarkan serangkaian uji klinis yang dilakukan perusahaan tersebut sesuai dengan aturan internasional.

Misalnya saja sildenafil Pfizer yang menjadi obat viagra bermerek dan berkualitas, serta telah dijual di berbagai website dan media online lainnya.

Ada 3 perbedaan antara obat generik dan obat paten yang harus kamu ketahui guys. Check this out!

1. Penamaan dan Produsen

Dari sisi penamaan dan produsen, obat generik menyesuaikan dengan kandungan zat aktif dan dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi.

Sedangkan, obat paten menyesuaikan dengan keinginan perusahaan farmasi dan hanya dapat diproduksi oleh perusahaan yang memiliki hak paten.

2. Kemasan

Desain kemasan untuk obat generik yakni sederhana dan diberi logo “Generik”.

Untuk obat paten, desain kemasan sesuai dengan keinginan produsen yang memiliki hak paten.

3. Harga

Harga obat generik tergolong murah karena dikemas sederhana dan tidak membutuhkan biaya promosi.

Sedangkan, obat paten dipatok dengan harga mahal karena membutuhkan biaya untuk pematenan, penelitian, promosi, dan kemasan.

Obat generik maupun obat paten memang memiliki beberapa perbedaan, namun dari sisi efektivitas keduanya sama.

Walaupun harganya murah, namun untuk mendapatkannya tidak sembarangan. Kamu harus mendapat petunjuk dokter terlebih dahulu ya guys dan jangan asal mengonsumsinya.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis. Informasi yang terkandung di sini bukan pengganti dan tidak boleh diandalkan untuk nasihat medis profesional. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat perawatan apa pun.

Copyright 2020 elio. All rights reserved.